Tingkatkan Metode Pembelajaran, FKG Universitas Mulawarman Adakan Pelatihan Tutor Small Discussion Group

Samarinda, 30 September 2026 — Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mulawarman menyelenggarakan Pelatihan Tutor Small Group Discussion (SGD) atau Diskusi Kelompok Kecil (DKK) pada Rabu (30/9). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 FKG Universitas Mulawarman ini mengangkat tema "Penguatan Kompetensi Tutor dalam Memfasilitasi Small Group Discussion (SGD) yang Efektif, Interaktif, dan Berorientasi pada Student-Centered Learning"


Pelatihan ini menjadi salah satu upaya FKG Universitas Mulawarman untuk meningkatkan kesiapan dan kompetensi dokter gigi yang akan menjalankan peran sebagai tutor SGD/DKK. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai proses pembelajaran sekaligus keterampilan yang dibutuhkan untuk memfasilitasi diskusi secara efektif, interaktif, dan terarah.


Kegiatan diawali dengan materi mengenai konsep Diskusi Kelompok Kecil, peran dan keterampilan tutor, serta penguatan penerapan DKK di lingkungan FKG Universitas Mulawarman. Materi tersebut disampaikan oleh drg. Cicih Bhakti Purnamasari, MMedEd. Selanjutnya, drg. Nisa Muthi’ah, M.Kes. menyampaikan materi mengenai alur pembelajaran, tata tertib DKK, dan Trapmed.


Tidak hanya berupa pemaparan materi, pelatihan ini juga dilengkapi dengan kegiatan observasi dan praktik Small Group Discussion. Sesi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk merasakan secara langsung proses fasilitasi DKK sekaligus memahami berbagai situasi yang mungkin dihadapi ketika menjalankan tugas sebagai tutor.


Dalam sesi praktik, peserta berdiskusi mengenai sejumlah kondisi yang dapat muncul selama pelaksanaan DKK. Di antaranya adalah strategi menghadapi kelompok yang kurang dinamis, batas kewenangan tutor dalam mengembangkan atau menyesuaikan skenario, serta cara mendorong mahasiswa yang masih pasif agar lebih terlibat dalam diskusi.


Pembahasan juga mencakup pengelolaan skenario DKK, waktu pemberian skenario kepada mahasiswa, mekanisme penilaian buku laporan DKK, hingga pembagian peran dalam kelompok. Peserta turut mendiskusikan pentingnya pengaturan jarak antara pemberian materi kuliah dan pelaksanaan DKK agar proses pembelajaran tetap mendukung pengembangan critical thinking melalui pendekatan berbasis masalah.


Melalui pelatihan ini, FKG Universitas Mulawarman berupaya membangun pemahaman yang selaras di antara para tutor sekaligus memperkuat keterampilan mereka dalam menjalankan peran sebagai fasilitator pembelajaran. Tutor tidak hanya dituntut mampu mengarahkan jalannya diskusi, tetapi juga perlu memberikan pertanyaan pemicu, mengelola dinamika kelompok, serta menyampaikan umpan balik yang konstruktif kepada mahasiswa tanpa mengambil alih proses diskusi.


Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi, diskusi, evaluasi, dan penyamaan persepsi mengenai pelaksanaan DKK di lingkungan FKG Universitas Mulawarman. Melalui pelatihan ini, diharapkan kualitas pelaksanaan SGD/DKK semakin baik dan peran tutor sebagai fasilitator pembelajaran dapat berjalan secara optimal.

Bagikan
Sebarkan info berita ke rekan Anda.
WhatsApp Facebook X / Twitter